Showing posts with label GIS. Show all posts
Showing posts with label GIS. Show all posts

Sunday, 18 November 2012

Kirim Alamat Dengan Koordinat Yang Akurat

Alamat merupakan petunjuk lokasi pada suatu tempat. Secara umum pada saat kita diminta menuliskan alamat pada form tertentu (misalkan pendaftaran beasiswa, sekolah dll) yang harus kita isi adalah Jalan, nomor rumah, RT, RW, desa, kecamatan, kab/kota, provinsi, kode pos. Bagi orang yang paham akan suatu daerah maka tidak mengalami kesulitan untuk mendapatkan alamat yang dimaksud. Tetapi jika kita sebagai orang yang baru datang pasti akan mengalami kesulitan dan akan bertanya kepada orang setempat. Indikator kurang efektifnya tool di lapangan (opini penulis) adalah kita tidak dapat langsung menemukan apa yang kita cari di lapangan, banyak bertanya. Pada tahun 2012 ini sudah ada banyak alat yang dapat kita manfaatkan untuk mencari lokasi dengan akurat, sehingga pada saat kita menuju lokasi tersebut tidak khawatir untuk tersesat. Fasilitas tersebut adalah GPS. 
GPS konvensional relatif susah untuk digunakan, tetapi jika alat tersebut selalu dalam genggaman kita maka kebiasaan akan realtif memudahkan kita untuk belajar. GPS yang tertanam dalam gadget berupa handphone sudah banyak dimiliki masyarakat, harga yang murah dan naiknya kesejahteraan masyarakat menjadi alasan banyak orang memilikinya. GPS mobile jika kita kombinasikan dengan layanan yang banyak digunakan yaitu maps google akan sangat membantu untuk menuju lokasi tertentu. 
Sebenarnya maps google sering digunakan orang, tetapi banyak yang belum tahu bagaimana cara menggunakan dengan efektif. Cara yang dikatakan efektif jika pada saat kita mengirim koordinat maka orang tersebut akan langsung menemukan tepat pada koordinat yang kita maksud.  

Misalkan koordinat yang jadi tujuan adalah 
-07.63751,109.43936
  1. Buka link https://maps.google.co.id/
  2. pada search tuliskan  "-07.63751,109.43936" (link yang akan keluar di maps google adalah sebagai berikut  https://maps.google.co.id/maps?q=-07.63751,109.43936 ) Gambar 1. Terdapat dua titik jika dibuak dibrowser hijau dan merah. Jika kita lakukan tracking atau browsing menggunakan handphone maka maka destinasinya adalah yang berwarna merah (A), dan itu tidak pada lokasi yang kita maksud. Pada link tersebut lokasi diletakkan oleh google pada jalan terdekat, tidak persis pada koordinat yang ada.
  3. Gambar 1
  4. Agar lokasi yang kita maksud perlu adanya modifikasi pada link dengan menambangkan perintah "loc:" sebelum koordinat. Jadi langkahnya menjadi,  pada search tuliskan  "loc: -07.63751,109.43936" (link yang akan keluar di maps google adalah sebagai berikut   https://maps.google.co.id/maps?q=loc:-07.63751,109.43936  ) Gambar 2. 


Gambar 2
Tulisan ini berdasarkan pengalaman penulis pada saat share lokasi dengan mas marhensa, dia protes lokasi yang dimaksud  koq ada di jalan raya. Setelah ditambahkan dengan "loc:" sebelum koordinat baru diketahui lokasi persis di maps google. 

Thursday, 15 November 2012

Cek Waktu Pengambilan Data Citra Bing

Sumber data penginderaan jauh saat ini sangat variatif sekali, dari yang free hingga yang berbayar. Jika ingin belajar menjadi seorng peneliti yang tidak memiliki banyak dana, ada beberapa layanan online yang rajin mengunggah citra terbaru. Beberapa contohnya adalah google maps, bing maps, yahoo maps, dll. Contoh yang akan diulas kali ini adalah pada bing maps. Layanan peta dari microsoft ini banyak mengunggah citra dengan resolusi tinggi. Layanan untuk bing maps dapat diakses pada alamat http://www.bing.com/maps/ . 

Cara mengunduhnya bermacam-macam (tidak dibahas disini). Permasalahannya adalah ketika kita sukses mendownloadnya, lalu timbul pertanyaan citra yang kita download tahun berapa?. Untuk menjawab pertanyaan tersebut maka tulisan ini dibuat. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:
Gambar 1
Gambar 2
  1. Cara mengecek citra bing yang tersedia pada suatu wilayah dapat dengan membuka halaman  http://www.imagepatch.com/bingmaps.html#1 (Gambar 1),  Klik pada " (Check imagery dates)   akam muncul citra seperti pada gambar 2.
  2. Gambar 2: Waktu pengambilan citra akan nampak pada bawah citra tersebut terdapat keterangan bulan dan tahun ( Imagery date range: February, 2012 - February, 2012 ). Keterangan tersebut akan berubah sesuai dengan wilayah yang kita buka. carilah wilayah yang akan kita ketahui dan waktu pengambilan citra kita ambil dari keterangan yang ada di bawah citra tersebut. Selamat mencoba.

Thursday, 22 March 2012

Topology rules di ArcGIS

Topology merupakan salah satu fasilitas dari ArcGIS yang dapat digunakan untuk mengontrol dan memastikan data yang kita buat adalah data yang fix dan siap untuk diolah. ArcGIS menyediakan fasilitas aturan topologi (topology rules) yang dapat Anda terapkan melalui geodatabase yang Anda buat (bisa dibuat dalam ArcCatalog), tergantung pada hubungan spasial yang paling penting dalam hal organisasi data yang harus dipertahankan. Anda harus berhati-hati  dalam merencanakan hubungan spasial yang akan diberlakukan pada fitur-fitur (shp) yang Anda buat. Banyak sekali aturan-aturan dalam topology, beberapa aturan topologi mengatur hubungan fitur (shp files) dalam kelas fitur (feature class) yang diberikan, sementara yang lain mengatur hubungan antara fitur (shp files) dalam dua kelas fitur (shp files) yang berbeda. Topologi aturan juga dapat didefinisikan antara subtipe fitur dalam satu fitur atau kelas yang lain.

Banyak aturan topologi bisa dikenakan pada fitur dalam sebuah geodatabase. Sebuah geodatabase dirancang dengan baik akan memiliki hanya aturan topologi yang mendefinisikan hubungan spasial kunci yang dibutuhkan oleh sebuah organisasi data baik.

Poster aturan-aturan Toplogy di ArcGIS

Rangkuman aturan-aturan yang berlaku dalam topology (gambar diatas) dapat download disini.

Sunday, 18 March 2012

Software CacheMaster (Extraksi data dari Google Earth) : Tutorial dan Software

Oleh: Rajib Khafif Arruzzi
CacheMaster software untuk mengextract cache dari software google earth (GE), baik free, pro maupun gold. Sebagaimana kita ketahui jika kita menggunakan google earth dan membuka suatu lokasi, maka informasi lokasi tersebut akan tersimpan dalam cache. Menggunakan software CacheMaster kita dapat mengextract cache google earth menjadi format yang umum digunakan misalkan jpg. Kelebihan dari software ini adalah:
1.       Size kecil dan portable (tidak perlu instal)
2.       Hasil citra yang telah diextract telah memiliki informasi spasial
Paket software ini adalah file aplikasi CacheMaster.exe dan folder sas.maps, pastikan dua file tersebut ada dalam satu folder yang sama. Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya bahwa software ini bisa mengextract semua jenis cache dari GE, tetapi penulis menyarankan untuk instal seri pro atau plus. GE Seri pro memiliki kelebihan pada cache yang telah diextract, yaitu image yang telah diextract akan dikelompokkan menurut tanggal pengambilan citra, hal ini tidak ditemui pada pada GE seri free. Jika kita menggunakan seri free, extraksi data yang kita dapatkan hanya dikelompokkan berdasarkan data zoom saja.

Tutorial dan Software cachemaster dapat didownload disini

Wednesday, 21 September 2011

Pengertian Sistem Informasi Geografis

Sistem Informasi Geografis (Geographic Information System/GIS) yang selanjutnya akan disebut SIG merupakan sistem informasi berbasis komputer yang digunakan untuk mengolah dan menyimpan data atau informasi geografis (Aronoff, 1989).
Secara umum pengertian SIG sebagai berikut:
” Suatu komponen yang terdiri dari perangkat keras, perangkat lunak, data geografis dan sumberdaya manusia yang bekerja bersama secara efektif untuk memasukan, menyimpan, memperbaiki, memperbaharui, mengelola, memanipulasi, mengintegrasikan, menganalisa dan menampilkan data dalam suatu informasi berbasis geografis ”.
Dalam pembahasan selanjutnya, SIG akan selalu diasosiasikan dengan sistem yang berbasis komputer, walaupun pada dasarnya SIG dapat dikerjakan secara manual, SIG yang berbasis komputer akan sangat membantu ketika data geografis merupakan data yang besar (dalam jumlah dan ukuran) dan terdiri dari banyak tema yang saling berkaitan.
SIG mempunyai kemampuan untuk menghubungkan berbagai data pada suatu titik tertentu di bumi, menggabungkannya, menganalisa dan akhirnya memetakan hasilnya. Data yang akan diolah pada SIG merupakan data spasial yaitu sebuah data yang berorientasi geografis dan merupakan lokasi yang memiliki sistem koordinat tertentu, sebagai dasar referensinya. Sehingga aplikasi SIG dapat menjawab beberapa pertanyaan seperti; lokasi, kondisi, trend, pola dan pemodelan. Kemampuan inilah yang membedakan SIG dari sistem informasi lainnya.
Telah dijelaskan diawal bahwa SIG adalah suatu kesatuan sistem yang terdiri dari berbagai komponen, tidak hanya perangkat keras komputer beserta dengan perangkat lunaknya saja akan tetapi harus tersedia data geografis yang benar dan sumberdaya manusia untuk melaksanakan perannya dalam memformulasikan dan menganalisa persoalan yang menentukan keberhasilan SIG.

Source: GIS Konsorsium Aceh Nias. 2007. Buku panduan modul arc gis tingkat dasar. Banda Aceh: Staf pemerintah Kota Banda Aceh,  gtz, slgsr

Sunday, 18 September 2011

Analysis Tetangga Terdekat (Nearest Neighbor Analysis)

Analisis tetangga terdekat merupakan salah satu analisis yang digunakan untuk menjelaskan pola persebaran dari titik-titik lokasi tempat dengan menggunakan perhitungan yang mempertimbangkan, jarak, jumlah titik lokasi dan luas wilayah. Analisis ini memiliki hasil akhir berupa indeks, dimana Indeks yang dihasilkan akan memiliki hasil antara 0 – 2,15. Nilai 0 menunjukkan bahwa polanya cenderung memiliki tipe mengelompok (cluster), sedangkan mendekati 2,15 memiliki tipe pola seragam (regular), sedangkan jika berada di tengah nilainya memiliki pola acak (random).

Nilai Indeks
Formula untuk perhitungan
Keterangan Formula

Skill GIS yang dibutuhkan dunia kerja

GIS yang merupakan keahlian seorang Geographer memiliki banyak kegunaan, dalam berbagai bidang sebenarnya membutuhkan kemapuan GIS. Oleh karena itu pasti skill yang dibutuhkan juga bermacam-macam. Para mahasiswa/ peminat baru yang masuk dalam dunia GIS banyak yang bertanya-tanya kegunaan dari GIS itu apa saja? apa yang diminta oleh dunia kerja dari ahli GIS?. Pagi ini (13/02/11) saat browsing di website yang berisi informasi GIS (http://www.gisci.org/Employers/salary.aspx), saya mendapat tabel mengenai hal tersebut. Saya berpikir mungkin informasi ini dapat sedikit berguna bagi para praktisi, dan orang-orang yang berkecimpung di dunia GIS. Silahkan untuk lebih detailnya lihat tabulasi berikut:
Pada tabel di atas merupakan keahlian (Skill) yang memang harus dimiliki oleh seorang ahli GIS. Seorang Geographer seharusnya menguasai salah satu atau beberapa keahlian di atas, karena keahlian di atas merupakan tools dalam memecahkan permasalahan (kasus) dalam penelitian, ataupun dunia kerja. Tetapi selain kemampuan dasar tersebut umumbya dibutuhkan juga keahlian yang lain yang dituntut oleh pemberi kerja kepada seorang ahli GIS, keahlian tersebut antara lain:
Setelah membaca dan mengetahui daftar keahlian yang dibuthkan dalam dunia kerja di atas, pertanyaan selanjutnya "keahlian mana saja yang sudah anda kuasai?" (anda sedniri yang bisa menjawabnya). Mari dan perbaiki bagi yang belum lancar, dan lebih ditingkatkan bagi yang sudah bisa. Cara terbaik menjaga ilmu adalah mengajarkan pada yang lain, maka ilmumu akan terjaga dan bahkan bertambah.

Statplanet (Overview)


Sebelum menulis panjang sebenarnya penulis masih sangsi, ini bisa termasuk dalam GIS atau tidak? tetpi mengingat fungsinya yang bagus untuk merepresentasikan data statistik yang berbasis wilayah maka penulis memasukkan dalam kategori GIS (walaupun ada nanti ada yang protes itu sah-sah saja). 
Oke, dalam tulisan kali ini akan dibahas mengenai penjelasan apa itu statplanet belum pada masalah teknis. StatPlanet merupakan alat pemetaan yang interaktif dan visualisanya bagus. Digunakan oleh bermacam-macam organisasi yang termasuk dalam agen dari PBB, sekitar 500 perusahaan, pemerintahan, NGO, sekolahan dan universitas sebagai media penyampaian data dan untuk explor data. StatPlanet tidak hanya digunakan untuk orang dewasa, digunakan juga oleh anak-anak (umur <9) untuk mempelajari dunia secara interaktif. Salah satu website di Indonesia yang sudah menggunakan statplanet untuk menampilkan data adalah bps provinsi gorontalo.
Salah satu keunggulan dari StatPlanet adalah dapat digunakan oleh pengguna non-technical untuk ekplor data statistik dengan interface yang user-friendly. Lebih jauh lagi, software ini secara automatis memproses data  yang komplek di konvert kedalam peta yang interaktif secara visual. Kemampuan pengguna non-technical untuk membuat peta yang interactif maps relatif mudah. Kita dapat import data ke StatPlanet, serta peta  (baik Peta Flash dan ESRI dengan format shapefile) – atau kita dapat menggunakan peta dunia atau Amerika yang disediakan oleh Statplanet.
StatPlanet disediakan dalam beberapa versi yang berbeda untuk memenuhi kebutuhan yang berbeda. Semua versi StatPlanet free kecuali untuk StatPlanet Plus, yang memiliki fitur yang lebih canggih seperti dukungan untuk dataset besar. Semua versi StatPlanet dapat digunakan baik sebagai aplikasi yang berdiri sendiri untuk penggunaan offline, dan sebagai aplikasi berbasis web yang dapat dipublikasikan secara online. Versi offline StatPlanet Plus adalah gratis untuk tujuan non-komersial. Tujuan StatPlanet adalah untuk mempromosikan keputusan berbasis bukti pembuatan dengan meningkatkan dan memfasilitasi komunikasi dan interpretasi informasi. StatPlanet dapat digunakan untuk (i) visualisasi interaktif yang menarik yang memfasilitasi interpretasi informasi, (ii) antarmuka user friendly yang dapat diakses juga untuk pengguna non-teknis, (iii) data otomatis visualisasi (termasuk proses penggabungan dan sinkronisasi data dari sumber yang berbeda), dan (iv) mudah untuk menyebarluaskan sistem perangkat lunak yang dapat memungkinkan orang untuk mengeksplorasi dan menciptakan visualisasi data - terlepas dari keterampilan teknis, ketersediaan konektivitas internet, dan perangkat keras komputer atau perangkat lunak.
StatPlanet telah dikonseptualisasikan dan dikembangkan oleh Frank van Cappelle sejak tahun 2005. Dari 2008 sampai 2010, pengembangan versi disesuaikan dari StatPlanet dilakukan sebagai bagian dari program penelitian SACMEQ di UNESCO Institut Internasional untuk Perencanaan Pendidikan (IIEP). Informasi lebih lanjut dapat dilihat disini.

Georeferencing di ArcGIS



Georeferencing adalah proses penempatan objek berupa raster atau image yang belum mempunyai acuan system koordinat ke dalam system koordinat dan proyeksi tertentu.
Secara umum tahapan georeferencing (dengan menggunakan ArcMap) pada data raster adalah sbb:

  1. Tambahkan data raster yang akan ditempatkan pada system koordinat dan proyeksi tertentu.
  2. Tambahkan titik control pada data raster yang dijadikan sebagai titik ikat dan diketahui nilai koordinatnya.
  3. Simpan informasi georeferensi jika pengikatan obyek ke georeference sudah dianggap benar.
Anda dapat membuat nilai koordinat tetap untuk data raster setelah ditransformasi (proses georeferencing) dengan menggunakan perintah Rectify pada Georeferencing toolbar. Sistem koordinat akan sama dengan koordinat acuan yang dipakai.

Pengertian Sistem Informasi Geografis


Sistem Informasi Geografis (Geographic Information System/GIS) yang selanjutnya akan disebut SIG merupakan sistem informasi berbasis komputer yang digunakan untuk mengolah dan menyimpan data atau informasi geografis (Aronoff, 1989).
Secara umum pengertian SIG sebagai berikut:
” Suatu komponen yang terdiri dari perangkat keras, perangkat lunak, data geografis dan sumberdaya manusia yang bekerja bersama secara efektif untuk memasukan, menyimpan, memperbaiki, memperbaharui, mengelola, memanipulasi, mengintegrasikan, menganalisa dan menampilkan data dalam suatu informasi berbasis geografis ”.
Dalam pembahasan selanjutnya, SIG akan selalu diasosiasikan dengan sistem yang berbasis komputer, walaupun pada dasarnya SIG dapat dikerjakan secara manual, SIG yang berbasis komputer akan sangat membantu ketika data geografis merupakan data yang besar (dalam jumlah dan ukuran) dan terdiri dari banyak tema yang saling berkaitan.
SIG mempunyai kemampuan untuk menghubungkan berbagai data pada suatu titik tertentu di bumi, menggabungkannya, menganalisa dan akhirnya memetakan hasilnya. Data yang akan diolah pada SIG merupakan data spasial yaitu sebuah data yang berorientasi geografis dan merupakan lokasi yang memiliki sistem koordinat tertentu, sebagai dasar referensinya. Sehingga aplikasi SIG dapat menjawab beberapa pertanyaan seperti; lokasi, kondisi, trend, pola dan pemodelan. Kemampuan inilah yang membedakan SIG dari sistem informasi lainnya.
Telah dijelaskan diawal bahwa SIG adalah suatu kesatuan sistem yang terdiri dari berbagai komponen, tidak hanya perangkat keras komputer beserta dengan perangkat lunaknya saja akan tetapi harus tersedia data geografis yang benar dan sumberdaya manusia untuk melaksanakan perannya dalam memformulasikan dan menganalisa persoalan yang menentukan keberhasilan SIG.

Source: GIS Konsorsium Aceh Nias. 2007. Buku panduan modul arc gis tingkat dasar. Banda Aceh: Staf pemerintah Kota Banda Aceh,  gtz, slgsr